08/09/2021
Cak Thoriq Keliling Sekolah Di SD Denok Lumajang - Sekolah PTM terbatas
30/08/2021
Ada Dugaan Penyelewengan Dana Bansos, Bupati Lumajang Datangi Pemilik E-Warung
Kasus dugaan pemotongan dana program PKH dan BPNT di Kabupaten Lumajang benar-benar mengundang perhatian publik.
Sangking geramnya dengan dugaan bansos diduga Disunat Oknum Pendamping PKH, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini datang ke Desa Sawaran Kulon Lumajang, Sabtu (28/8/2021).
Setelah mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket), Mensos Risma mencium indikasi pihak bank terlibat dalam kasus masalah bantuan sosial (bansos).
Baca juga: Mensos Risma Kaget Dapat Laporan Penyelewengan Bansos Setebal 1 Meter, Rekening Koran Jadi Bukti
Pihak Bank diduga telah menunjuk mantan karyawannya memonopoli pasokan sembako e-warung hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.
Hal tersebut tentu saja bertentangan dengan petunjuk teknis e-warung.
Seharusnya Dinas Sosial menentukan petani-petani lokal untuk memasok kebutuhan bahan-bahan sembako e-warung.
Temuan di Lumajang Buat Mensos Risma Geram
Selain itu, kualitas dan kuantitas bantuan sembako juga menjadi sorotan Mensos Risma.
Seharusnya standart sembako yang diterima KPM senilai Rp 200 ribu.
Nyatanya bantuan itu hanya berisi beras 15 kilogram, telur 10 butir, kacang tanah 350 gram, manisan 3 biji, apel 3 biji.
Enam item tersebut jika dikalkulasi nilainya tidak setara dengan nominal yang ditentukan.
Tidak hanya itu, dari hasil jejak digital ada dugaan Bank kerap menurunkan bantuan ke KPM secara dicicil.
Padahal, Kementerian Sosial tidak pernah mengirim Bansos secara kredit.
"Tolong diproses. Kalau juga ada staff saya, juga saya proses. Tapi bapak juga harus proses, kalau enggak saya laporkan kemanapun," tegas Risma saat berdialog dengan Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Mensos Risma Tegur Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Ada Apa?
Ia menambahkan, "Gak bisa ada koneksi itu. Kalau gak lewat dia (mantan karyawan BNI), dia (e-warung) gak boleh, kan gak fair itu."
Risma meminta pihak BNI Kabupaten Lumajang segera mengusut tuntas masalah tersebut. "Saya minta Senin (30/8/2021) clear," jelasnya.
Sementara, Sukarno Hadi Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang mengaku belum tahu secara runtut duduk permasalahan tersebut. Ia memastikan akan
"Saya panggil dulu berdasar yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.
9 Ribu KKS Belum Tersalurkan ke Penerima Manfaat
Menteri Sosial Tri Rismaharini menemukan ada sekitar 9 ribu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Lumajang belum tersalurkan kepada para penerima manfaat.
Temuan tersebut membuat Risma geram ke pimpinan bank plat merah penyalur Bansos.
Sebab, KKS adalah kartu debit yang dapat digunakan penerima program PKH untuk mengakses bantuan dari Kemensos.
Risma meminta KKS segera didistribusi kepada para PKM.
Dia meminta paling lambat Senin besok (29/8) urusan KKS beres.
Menteri Sosial Tri Rismaharini menanyakan soal KKS warga di Kabupaten Lumajang, Minggu (29/8/2021).
Jika KKS berulang-ulang tidak digunakan transaksi bisa otomatis terblokir.
"Saya mau Senin (30/8) clear. Karena apa, itu per Agustus akan terblokir kalau dia (PKM) tidak terima lagi," tegasnya saat berada di Lumajang, Minggu (29/8/2021).
Sementara, Sukarno Hadi, Pimpinan bank BUMN penyalur Bansos mengaku akan segera menindaklanjuti masalah tersebut.
"Berdasarkan yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.
Minta Bareskrim Polri Turut Usut Kasus
Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengajak Bareskrim Polri mengambil peran dalam mengusut dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.
Risma mengidentifikasi masalah yang diadukan oleh semua penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain itu, Risma juga meminta tim penyidik mengamati mekanisme di lapangan ketika bantuan turun dari Kementerian Sosial.
"Keluhan warga akan kami selesaikan bersama-sama permasalahannya," kata Risma saat mendatangi posko pengaduan di Desa Sawaran Kulon, Minggu (29/8/2021) malam.
"Kalau dilihat ada masalah adminitrasi dan masalah yang disangkutpautkan pidana. Nah kami mengajak Bareskrim Mabes Polri untuk ikut menangani," sambung Mantan Wali Kota Surabaya tersebut.
Baca juga: Kuasai PIN ATM Warga yang Masih Polos, Pemilik E-Warung di Lumajang Tilap Dana Bansos
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, berdasar hasil pengamatannya, ia menemukan banyak dugaan praktik penyelewengan pada pendistribusian Bansos.
Untuk itu, ia meminta kesempatan jajaran pemda turut mengawasi implementasi regulasi pencairan Bansos di lapangan.
"Saya sudah meminta izin kepada Bu Risma mulai sekarang pak camat, kepala desa, teman-teman PKH mulai sekarang data penerima PKM harus dipampang di balai desa," tutur dia.
"Ditunjukan dengan nominal, dengan penjelasan semua supaya transparan. Termasuk orang yang menerima juga harus tahu," pungkasnya.
E-Warung Penyalur Bansos PKH dan BPNT di Lumajang Ditutup Gegara Ada Transaksi Janggal
Kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang terus diusut.
Setelah beberapa hari kasus tersebut mencuat ramai, kini Dinas Sosial akhirnya mengambil sikap.
E-warung yang diduga melakukan pemotongan Bansos kini ditutup.
Kabid Penanganan dan Pemberdayaan Dinas Sosial Nira Fitria Aviana mengatakan, tujuan tindakan tersebut diberikan sebab banyak bukti pemilik e-warung dan oknum pendamping melakukan penyaluran bantuan secara janggal.
Ketika bantuan PKH dan BPNT cair tidak diberikan secara utuh kepada penerima manfaat.
"Untuk sementara e warung ditutup. Selama ditutup warga bisa menggunakan transaksi di e warung manapun, tapi takut jaraknya kejauhan kami akan koordinasi dengan bank agar e warung tetap bisa ada di Sawaran kulon," kata Nira.
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menyelidiki dugaan masalah bansos di Desa Sawaran Kulon, Kec Kedungjajang , Lumajang, Minggu (29/8/2021).
Diketahui, tindakan itu juga bertujuan agar pengusutan dugaan kasus sunatan Bansos bisa tertangani secara cepat.
Karena belakangan ini para oknum yang diduga melakukan pelanggaran sering didatangi oleh tim penyidik.
Baik dari lembaga Dinsos maupun polisi.
Sementara pantauan di Balai Desa Sawaran Kulon tempat yang dijadikan sebagai posko pengaduan setiap hari masih ramai didatangi warga. Menurut data petugas hingga hari ini (27/8) sudah ada 119 laporan terkait pelanggaran distribusi PKH. Sedangkan 148 tentang aduan kejanggalan penyaluran BPNT.
"Untuk kerugian PKH sudah sekitar Rp 142 juta. Tapi untuk aduan BPNT belum bisa kami akumulasi sebab pelayanan masih akan kami buka sampai tanggal 31 Agustus," pungkas Ika Agustina, salah satu petugas posko pengaduan.
Polisi Turun Tangan Usut Sunatan Bansos PKH dan BPNT di Lumajang
Kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang berbuntut panjang.
Pasca Bupati Thoriqul Haq dan wakilnya, Indah Amperawati mengecek langsung dugaan pelanggaran, kini polisi ikut turun tangan.
Video waktu disawaran by lumajangtv
Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lumajang mulai bergerak melakukan pemeriksaan dugaan pemotongan dana Bansos PKH dan BPNT.
Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Utomo membenarkan langkah tersebut.
Pihaknya telah melakukan investigasi awal kepada para penerima PKH dan BPNT.
"Memang kami sudah datang ke lokasi pengumpulan keterangan warga penerima Bansos," katanya, Jumat, (27/8/2021).
Petugas posko pengaduan saat melayani keluhan warga terkait dugaan sunat Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kec Kedungjajang, Kab Lumajang.
Selain mengumpulkan keterangan dari para penerima bantuan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan para saksi.
Yakni e-warung dan penyalur bantuan, yang tertuduh melakukan sunatan Bansos PKH dan BPNT.
"Yang pasti proses terus berjalan. Jika sudah dirasa cukup bukti kami akan segera melakukan yang bersangkutan (pemilik e-warung dan oknum penyalur)," tegasnya.
Di sisi lain, selain kasus tersebut kini ditangani polisi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut juga telah melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Sosial.
Laporan itu tentunya diharapkan agar Menteri Sosial, Tri Rismaharini ikut mengusut dugaan pelanggaran distribusi PKH dan BPNT.
Tujuannya agar para oknum penyalur maupun pendamping Bansos di Lumajang bisa diberantas.
27/01/2021
Skrining Vaksinasi Covid-19 Bupati Lumajang Dinyatakan Belum Lolos Skrining
Foto Cak athoriq
Faisolofficial.com Lumajang,- Bupati Lumajang Thoriqul Haq tidak lolos skrining kesehatan untuk divaksin Covid-19 saat pencanangan vaksinasi yang dilakukan di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Kamis (28/1/2021).
Bupati Lumajang tidak divaksin karena sebelumnya terkonfirmasi positif covid-19.
“Sebelum divaksin ada pemeriksaan kesehatan dengan sejumlah kriteria saya termasuk tidak memenuhi persyaratan untuk dilakukan vaksin karena sebelumnya terkonfirmasi covid-19,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Untuk yang memenuhi persyaratan untuk dilakukan vaksinasi, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos M.I.Pol, Plt Kemenag santoso, ketua PCNU Muhammad Mas’ud, Ketua DPRD Anang Akhmad Syaifuddin, dan ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia), serta Kabagren Kompol Suhartono kabag Ren Polres Lumajang.
“Untuk tidak lolos screening Wakil Kapolres Lumajang Eka Yekti Hananto Seno sebelumnya terkonfirmasi positif, Wakil Bupati, sisten Administrasi Setda, ketua pengadilan Agama, Sekda Lumajang, dan Kejari,” Ujar Thoriqul Haq.
Ia mengharapkan pejabat yang lain mendapatkan kesempatan divaksin perdana agar memotivasi dan memberi keyakinan ke masyarakat bahwa vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah aman.
“Vaksin Covid-19 ini aman dan halal. Ini merupakan upaya pemerintah untuk keluar dari pandemi,’’ ucap Bupati.
Sementara itu, ketua PCNU Lumajang Muhammad Mas’ud mengaku tidak merasakan gejala apapun setelah divaksin.
“Alhamdulillah setelah kami tidak ada gejala. Mudah-mudahan dalam waktu 30 menit tidak ada gejala apa-apa,” katanya.
Mas’ud mengingatkan kepada warga khususnya warga NU terutama mari untuk beriktiar untuk keluar dari Pandemi Covid-19.
“Salah satu ikhtiar adalah ikhtiar dohir dengan vaksin covid-19. Ini saya lakukan keluar dari Pandemi Covid-19,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Dandim 0821 Lumajang Letkol Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos M.I.Pol, setelah dilakukan vaksi tidak pernah merasakan gejala.
“Untuk itu kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap rajin mencuci tangan, mengenakan masker, serta menjaga jarak,” harapnya.
20/01/2021
Begal berulah lagi di lumajang Ranuyoso, Korban Asal Jember
DIBEGAL? : Dwi Prabowo, korban pembunuhan di Ranuyoso, kelahiran Jember, alamat Kediri.
19/01/2021
Bupati Lumajang Cak Thoriq Punya Tumpaan Anyar Rek !!! Bikin Iri Bos
29/11/2020
BANSER : Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menutup Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Lapangan Desa Pasrujambe,
LUMAJANG, Faisolofficial.com, - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menutup Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Lapangan Desa Pasrujambe, Minggu (29/11/2020), menegaskan, Barisan Anshor Serbaguna (BANSER) Nahdlatul Ulama merupakan penjaga pancasila, NKRI, para kiai dan ulama.
“Banser adalah penjaga NKRI, penjaga pancasila, sekaligus kita juga berbakti kepada para kiai dan para ulama,” ujarnya.
Dijelaskan, Diklatsar Banser ini bertujuan agar di hati Banser Lumajang tertanam nilai-nilai cinta tanah air, menjunjung tinggi kedaulatan NKRI, mencintai para kiai dan para ulama. Diharapkan, Banser mampu meneruskan cita-cita para ulama terdahulu dalam memperjuangka negara dan agama .
“Pelatihan dasar ini tentang fisik, kepribadian, jiwa raga bahwa kita meneruskan perjuangan para kiai dan alim ulama,” tandasnya.
Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Banser Lumajang, menegaskan, jika ada pihak yang akan merubah nilai-nilai pancasila dan merusak NKRI, pihaknya bersama Banser, akan menjadi garda terdepan melakukan perlawanan.
“Tidak boleh ada di Lumajang ada orang yang mencoba mengusik negara dengan isu apapun, yang mencoba memainkan isu akan berhadapan dengan Banser. Banser harus menjadi orang terdepan menentang siapapun yang merubah pancasila dan NKRI,” tegasnya.
01/11/2020
Karena Lumajang-Klakah Sering Macet, Cak Thoriq Langsung Ambil Sikap
PELEBARAN JALAN NASIONAL
![]() |
| Cak Thoriq dan Bunda Indah, di Pinggir Jln Wonorejo |
Lumajang, FaisolOfficial.com - Tidak Heran Lagi Lumajang bagian utara sering macet karena banyaknya mobil truck bermumutan pasir dari arah kota lumajang menuju arah proboling yang berada di jalan propinsi Wonorejo - Klakah - Ranuyoso, ini sering macet.
Sehingga Cak Thoriq Mengambil Tegas dengan
PELEBARAN JALAN NASIONAL LUMAJANG
Ungkap Cak Thoriq Sebagai Bupati Lumajang Senin, 02/10/2020 ini adalah pekerjaan tahap kedua pelebaran jalan nasional dimulai dari pertigaan Wonorejo sepanjang 6 kilo dengan anggaran 45.2 Milyar, dikerjakan dengan pola multiyears hingga bulan agustus tahun depan. Dan juga, ada tambahan 5 kilo lagi untuk anggaran tahun 2021, yang saat ini masih tahap proses lelang, "Ujarnya.
19/10/2020
Lumajang Mendapatkan Piagam WTP (wajar tanpa pengecualian ) tahun 2020
Lumajang Mendapatkan Piagam WTP (wajar tanpa pengecualian ) tahun 2020
Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Senin, 19/10/2020 Bupati Lumajang Cak Thoriq di dampingi Ketua DPRD Lumajang Anang Ahmad Syaifuddin, menerima Piagam hasil pemeriksaan kementerian keuangan oleh Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansah. Dan, Lumajang meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) " Ujarnya.
Bupati Cak Thoriq dan Bunda Indah Masdar selalu menyampaikan, bahwa WTP ini bukan untuk kebanggaan. Tapi, sebuah kewajiban. Karena standart hasil WTP inilah yang harus di lakukan oleh siapapun penyelenggara pemerintah "ujarnya.
Beliau sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran OPD yang telah menjalankan fungsi tata kelola pelaksanaan program dan penggunaan keuangan dengan baik dan benar "ujarnya.
WTP ini sebagai pengungkit semangat untuk kami semua jajaran pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk terus kerja keras menggapai harapan memajukan Lumajang. INSYAALLAH.
15/10/2020
Wakil Bupati Lumajang mengajak anggota Pramuka untuk melakukan penghijuaan di Bumi Perkemahan Glagah Arum
Wakil Bupati Lumajang mengajak anggota Pramuka untuk melakukan penghijuaan di Bumi Perkemahan Glagah Arum.
Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si berencana akan mengajak anggota Pramuka di Lumajang untuk melakukan penghijuaan di Bumi Perkemahan Glagah Arum, yang sekarang dalam proses pembangunan.
"Kita sedang mencari moment yang tepat, untuk melibatkan generasi muda, khususnya anggota Pramuka di Lumajang, untuk bersama-sama melakukan penghijauan di Bumi Perkembahan Glagah Arum," kata Ketua Kwarcab Pramuka Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati.
Disisi lain, masih kata perempuan yang juga Wakil Bupati Lumajang itu, keterlibatan anggota Pramuka, salah satunya dimaksudkan untuk menjadikan bumi perkemahan Glagah Arum sebagai bagian dari anggota Pramuka di Lumajang.
"Saya ingin Glagah Arum menjadi bagian utuh dari seluruh anggota Pramuka di Lumajang. Kalau adik-adik Pramuka di Lumajang ikut menanam, maka mereka semua akan ikut merasa memiliki andil dalam pembangunan Glagah Arum ini," katanya kemudian.
Akibat terjadinya longsor pekan lalu, Hj. Indah Amperawati mengaku sedih dan berharap kondisinya bisa segera kembali seperti semula "Ujarnya."Saya ingin secepatnya, nanti kalau sudah fix kami kabari," jelasnya kemudian.
"Dalam jangka pendek kita buat penahan longsor dari bambu, namun dalam jangka panjang, tak ada pilihan kecuali melakukan penghijauan ditempat ini. Kawasan ini sangat bagus untuk bumi perkemahan dan agrowisata," kata Ir. Hj. Indah Amperawati. (cak sol/read).









