Klik disini

Tampilkan postingan dengan label bupati lumajang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bupati lumajang. Tampilkan semua postingan

08/09/2021

Cak Thoriq Keliling Sekolah Di SD Denok Lumajang - Sekolah PTM terbatas

Bupati Lumajang bersama siswa SD DENOK Lumajang

Faisolofficial.com - Lumajang, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Tingkat Pertama (SMP) di Kabupaten Lumajang mulai mengaktifkan proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Rabu (8/9/2021).

Bupati Lumajang meninjau hari pertama belajar tatap muka terbatas di sekolah-sekolah, untuk memastikan prosesnya berjalan sesuai protokol kesehatan. Ia mengunjungi SD Denok, dan MI Nurul Islam Denok, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

Pada peninjauan itu, Thoriqul Haq masuk ke ruang kelas melihat langsung suasana belajar, serta berbincang dengan para guru terkait penerapan protokol kesehatan yang dilaksanakan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pelaksanaan PTM di hari pertama masuk sudah berjalan baik. Namun ada beberapa evaluasi yang perlu diperhatikan, utamanya terkait fasilitas penunjang protokol kesehatan.

“Soal fasilitas cuci tangan ada beberapa yang belum terpenuhi,” terangnya kepada sejumlah awak media ketika meninjau langsung pelaksanaan PTM.

Lanjut Cak Thoriq, apa bila ada sekolah mempunyai jumlah sedikit misalnya satu kelas terisi 12 siswa sehingga tidak harus 25 persen. “Kalo satu kelas itu hanya 12 siswa tentu tidak harus 25 persen. Bisa dijadikan 2 grup,” ujarnya.

Bupati berharap, pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga kehidupan bisa berjalan kembali normal. “Kita berharap covid ini segera selesai, segera berakhir agar kita bisa hidup normal seperti sedia kala,” pungkasnya.

30/08/2021

Ada Dugaan Penyelewengan Dana Bansos, Bupati Lumajang Datangi Pemilik E-Warung

Bupati Lumajang bersama ibu Risma Di Sawaran Lor Lumajang, Saat Diskusi Bersama masyarakat

Kasus dugaan pemotongan dana program PKH dan BPNT di Kabupaten Lumajang benar-benar mengundang perhatian publik.


Sangking geramnya dengan dugaan bansos diduga Disunat Oknum Pendamping PKH, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini datang ke Desa Sawaran Kulon Lumajang, Sabtu (28/8/2021).


Setelah mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket), Mensos Risma mencium indikasi pihak bank terlibat dalam kasus masalah bantuan sosial (bansos).


Baca juga: Mensos Risma Kaget Dapat Laporan Penyelewengan Bansos Setebal 1 Meter, Rekening Koran Jadi Bukti



Pihak Bank diduga telah menunjuk mantan karyawannya memonopoli pasokan sembako e-warung hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.


Hal tersebut tentu saja bertentangan dengan petunjuk teknis e-warung.


Seharusnya Dinas Sosial menentukan petani-petani lokal untuk memasok kebutuhan bahan-bahan sembako e-warung.



Temuan di Lumajang Buat Mensos Risma Geram


Selain itu, kualitas dan kuantitas bantuan sembako juga menjadi sorotan Mensos Risma.


Seharusnya standart sembako yang diterima KPM senilai Rp 200 ribu.


Nyatanya bantuan itu hanya berisi beras 15 kilogram, telur 10 butir, kacang tanah 350 gram, manisan 3 biji, apel 3 biji.


Enam item tersebut jika dikalkulasi nilainya tidak setara dengan nominal yang ditentukan.


Tidak hanya itu, dari hasil jejak digital ada dugaan Bank kerap menurunkan bantuan ke KPM secara dicicil.


Padahal, Kementerian Sosial tidak pernah mengirim Bansos secara kredit.


"Tolong diproses. Kalau juga ada staff saya, juga saya proses. Tapi bapak juga harus proses, kalau enggak saya laporkan kemanapun," tegas Risma saat berdialog dengan Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang.



Baca juga: Mensos Risma Tegur Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Ada Apa?


Ia menambahkan, "Gak bisa ada koneksi itu. Kalau gak lewat dia (mantan karyawan BNI), dia (e-warung) gak boleh, kan gak fair itu."


Risma meminta pihak BNI Kabupaten Lumajang segera mengusut tuntas masalah tersebut. "Saya minta Senin (30/8/2021) clear," jelasnya.



Sementara, Sukarno Hadi Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang mengaku belum tahu secara runtut duduk permasalahan tersebut. Ia memastikan akan


"Saya panggil dulu berdasar yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.


9 Ribu KKS Belum Tersalurkan ke Penerima Manfaat


Menteri Sosial Tri Rismaharini menemukan ada sekitar 9 ribu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Lumajang belum tersalurkan kepada para penerima manfaat.


Temuan tersebut membuat Risma geram ke pimpinan bank plat merah penyalur Bansos.


Sebab, KKS adalah kartu debit yang dapat digunakan penerima program PKH untuk mengakses bantuan dari Kemensos.


Risma meminta KKS segera didistribusi kepada para PKM.


Dia meminta paling lambat Senin besok (29/8) urusan KKS beres.



Menteri Sosial Tri Rismaharini menanyakan soal KKS warga di Kabupaten Lumajang, Minggu (29/8/2021).


Jika KKS berulang-ulang tidak digunakan transaksi bisa otomatis terblokir.


"Saya mau Senin (30/8) clear. Karena apa, itu per Agustus akan terblokir kalau dia (PKM) tidak terima lagi," tegasnya saat berada di Lumajang, Minggu (29/8/2021).


Sementara, Sukarno Hadi, Pimpinan bank BUMN penyalur Bansos mengaku akan segera menindaklanjuti masalah tersebut.



"Berdasarkan yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.


Minta Bareskrim Polri Turut Usut Kasus


Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengajak Bareskrim Polri mengambil peran dalam mengusut dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.


Risma mengidentifikasi masalah yang diadukan oleh semua penerima Program Keluarga Harapan (PKH).


Selain itu, Risma juga meminta tim penyidik mengamati mekanisme di lapangan ketika bantuan turun dari Kementerian Sosial.


"Keluhan warga akan kami selesaikan bersama-sama permasalahannya," kata Risma saat mendatangi posko pengaduan di Desa Sawaran Kulon, Minggu (29/8/2021) malam.


"Kalau dilihat ada masalah adminitrasi dan masalah yang disangkutpautkan pidana. Nah kami mengajak Bareskrim Mabes Polri untuk ikut menangani," sambung Mantan Wali Kota Surabaya tersebut.



Baca juga: Kuasai PIN ATM Warga yang Masih Polos, Pemilik E-Warung di Lumajang Tilap Dana Bansos


Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, berdasar hasil pengamatannya, ia menemukan banyak dugaan praktik penyelewengan pada pendistribusian Bansos.


Untuk itu, ia meminta kesempatan jajaran pemda turut mengawasi implementasi regulasi pencairan Bansos di lapangan.



"Saya sudah meminta izin kepada Bu Risma mulai sekarang pak camat, kepala desa, teman-teman PKH mulai sekarang data penerima PKM harus dipampang di balai desa," tutur dia.


"Ditunjukan dengan nominal, dengan penjelasan semua supaya transparan. Termasuk orang yang menerima juga harus tahu," pungkasnya.


E-Warung Penyalur Bansos PKH dan BPNT di Lumajang Ditutup Gegara Ada Transaksi Janggal


Kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang terus diusut.


Setelah beberapa hari kasus tersebut mencuat ramai, kini Dinas Sosial akhirnya mengambil sikap.


E-warung yang diduga melakukan pemotongan Bansos kini ditutup.


Kabid Penanganan dan Pemberdayaan Dinas Sosial Nira Fitria Aviana mengatakan, tujuan tindakan tersebut diberikan sebab banyak bukti pemilik e-warung dan oknum pendamping melakukan penyaluran bantuan secara janggal.


Ketika bantuan PKH dan BPNT cair tidak diberikan secara utuh kepada penerima manfaat.


"Untuk sementara e warung ditutup. Selama ditutup warga bisa menggunakan transaksi di e warung manapun, tapi takut jaraknya kejauhan kami akan koordinasi dengan bank agar e warung tetap bisa ada di Sawaran kulon," kata Nira.



Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menyelidiki dugaan masalah bansos di Desa Sawaran Kulon, Kec Kedungjajang , Lumajang, Minggu (29/8/2021).

Diketahui, tindakan itu juga bertujuan agar pengusutan dugaan kasus sunatan Bansos bisa tertangani secara cepat.


Karena belakangan ini para oknum yang diduga melakukan pelanggaran sering didatangi oleh tim penyidik.


Baik dari lembaga Dinsos maupun polisi.


Sementara pantauan di Balai Desa Sawaran Kulon tempat yang dijadikan sebagai posko pengaduan setiap hari masih ramai didatangi warga. Menurut data petugas hingga hari ini (27/8) sudah ada 119 laporan terkait pelanggaran distribusi PKH. Sedangkan 148 tentang aduan kejanggalan penyaluran BPNT.


"Untuk kerugian PKH sudah sekitar Rp 142 juta. Tapi untuk aduan BPNT belum bisa kami akumulasi sebab pelayanan masih akan kami buka sampai tanggal 31 Agustus," pungkas Ika Agustina, salah satu petugas posko pengaduan.


Polisi Turun Tangan Usut Sunatan Bansos PKH dan BPNT di Lumajang


Kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang berbuntut panjang.


Pasca Bupati Thoriqul Haq dan wakilnya, Indah Amperawati mengecek langsung dugaan pelanggaran, kini polisi ikut turun tangan.


Video waktu disawaran by lumajangtv


Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lumajang mulai bergerak melakukan pemeriksaan dugaan pemotongan dana Bansos PKH dan BPNT.


Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Utomo membenarkan langkah tersebut.


Pihaknya telah melakukan investigasi awal kepada para penerima PKH dan BPNT.


"Memang kami sudah datang ke lokasi pengumpulan keterangan warga penerima Bansos," katanya, Jumat, (27/8/2021).



Petugas posko pengaduan saat melayani keluhan warga terkait dugaan sunat Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kec Kedungjajang, Kab Lumajang.

Selain mengumpulkan keterangan dari para penerima bantuan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan para saksi.


Yakni e-warung dan penyalur bantuan, yang tertuduh melakukan sunatan Bansos PKH dan BPNT.


"Yang pasti proses terus berjalan. Jika sudah dirasa cukup bukti kami akan segera melakukan yang bersangkutan (pemilik e-warung dan oknum penyalur)," tegasnya.


Di sisi lain, selain kasus tersebut kini ditangani polisi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut juga telah melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Sosial.


Laporan itu tentunya diharapkan agar Menteri Sosial, Tri Rismaharini ikut mengusut dugaan pelanggaran distribusi PKH dan BPNT.


Tujuannya agar para oknum penyalur maupun pendamping Bansos di Lumajang bisa diberantas.

27/01/2021

Skrining Vaksinasi Covid-19 Bupati Lumajang Dinyatakan Belum Lolos Skrining

 

Foto Cak athoriq

Faisolofficial.com Lumajang,- Bupati Lumajang Thoriqul Haq tidak lolos skrining kesehatan untuk divaksin Covid-19 saat pencanangan vaksinasi yang dilakukan di Pendopo Arya Wiraraja, Kabupaten Lumajang, Kamis (28/1/2021).


Bupati Lumajang tidak divaksin karena sebelumnya terkonfirmasi positif covid-19.


“Sebelum divaksin ada pemeriksaan kesehatan dengan sejumlah kriteria saya termasuk tidak memenuhi persyaratan untuk dilakukan vaksin karena sebelumnya terkonfirmasi covid-19,” kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq.


Untuk yang memenuhi persyaratan untuk dilakukan vaksinasi, Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos M.I.Pol, Plt Kemenag santoso, ketua PCNU Muhammad Mas’ud, Ketua DPRD Anang Akhmad Syaifuddin, dan ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia), serta Kabagren Kompol Suhartono kabag Ren Polres Lumajang.



“Untuk tidak lolos screening Wakil Kapolres Lumajang Eka Yekti Hananto Seno sebelumnya terkonfirmasi positif, Wakil Bupati, sisten Administrasi Setda, ketua pengadilan Agama, Sekda Lumajang, dan Kejari,” Ujar Thoriqul Haq.


Ia mengharapkan pejabat yang lain mendapatkan kesempatan divaksin perdana agar memotivasi dan memberi keyakinan ke masyarakat bahwa vaksin Covid-19 yang dilakukan pemerintah aman.


“Vaksin Covid-19 ini aman dan halal. Ini merupakan upaya pemerintah untuk keluar dari pandemi,’’ ucap Bupati.


Sementara itu, ketua PCNU Lumajang Muhammad Mas’ud mengaku tidak merasakan gejala apapun setelah divaksin.


“Alhamdulillah setelah kami tidak ada gejala. Mudah-mudahan dalam waktu 30 menit tidak ada gejala apa-apa,” katanya.


Mas’ud mengingatkan kepada warga khususnya warga NU terutama mari untuk beriktiar untuk keluar dari Pandemi Covid-19.



“Salah satu ikhtiar adalah ikhtiar dohir dengan vaksin covid-19. Ini saya lakukan keluar dari Pandemi Covid-19,” tuturnya.


Hal senada disampaikan Dandim 0821 Lumajang Letkol Letkol Inf Andi A. Wibowo, S.Sos M.I.Pol, setelah dilakukan vaksi tidak pernah merasakan gejala.


“Untuk itu kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dengan tetap rajin mencuci tangan, mengenakan masker, serta menjaga jarak,” harapnya.

20/01/2021

Begal berulah lagi di lumajang Ranuyoso, Korban Asal Jember

DIBEGAL? : Dwi Prabowo, korban pembunuhan di Ranuyoso, kelahiran Jember, alamat Kediri.


 LUMAJANG, Faisolofficial.com – Dugaan adanya pembegalan di Lumajang, Jawa Timur, kembali terjadi. Kali ini, korbannya ditemukan pada Kamis, 21 Januari 2021) sekitar pukul 04.00 WIB. TKP (Tempat Kejadian Perkara, di Jalan Raya Ranuyoso, Desa Wonoayu, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang. Korbannya bernama
Dwi Prabowo, kelahiran Jember 20 April 1987, alamat Dusun Blimbing Timur RT-RW 4/1 Kecamatan Gurah Kota/ Kabupaten Kediri

Hasil rilis, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di pinggir jalan sebelah timur dalam keadaan luka dan mengeluarkan darah. Posisinya bersujud ke arah selatan dan helm berada di samping tubuh korban. Kuat dugaan Dwi Prabowo merupakan korban dari tindak pidana pembunuhan.



Petugas kepolisian Ranuyoso mendatangi TKP, melakukan oleh TKP, melakukan introgasi  terhadap saksi-saksi, membawa korban ke RSU Lumajang untuk dioutopsi, dan membuat visum luka korban (mayat).


 
Barang bukti yang diamanakan helm warna merah merk MDS milik korban, pakaian milik korban, HP Merk OPPO warna merah milik korban. Petugas masih dalam penyelidikan terhadap saksi RA di sekitar TKP, melakukan pulbaket dan berkoordinasi dengan Resmob.

19/01/2021

Bupati Lumajang Cak Thoriq Punya Tumpaan Anyar Rek !!! Bikin Iri Bos

Foto Cak Thoriq Naik Sepeda Vespa foto dokumentasi fb cak thoriq

FAISOLOFFICIAL.COM, LUMAJANG - Bupati Lumajang atau di kenal akrab dengan sebutan cak thoriq mengupload foto sepeda barunya yang imut, yang mana cak thoriq sedang berkemas pergi berdinas mengendarai vespa warna ijo bikin heboh netizen di akun facebooknya, Senin 18/01/2021.


Ujar Beliau "Rek Aku nduwe vespa anyar, warnanya ijo, di stater langsung ting ting ting. Kalau ada yang tanya, plat nomer yang depan di mana..? Memang vespa ini yang dibuat tahun 1966, tidak ada pangkon plat nomer yang depan. Masih mikir, ditaruk dimana pantesnya pangkon plat nomer yang di depan.
sehingga bikin gregetan para netizen, terutama pada klub sepeda motor, pungkas netizen bupati cak thoriq berkenan untuk bergabung di klub kami.


Ada lagi Dari Netizen yang bikin heboh, yakni mereka ingin secara langsung mengendarai sepeda motor vespa tersebut atau istilahnya pinjam langsung dari Bupati Lumajang, untuk keperluan touring pungkas netizen. (cak sol)

29/11/2020

BANSER : Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menutup Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Lapangan Desa Pasrujambe,

BANSER : Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menutup Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Lapangan Desa Pasrujambe, Minggu (29/11/2020).
 

LUMAJANG, Faisolofficial.com, - Bupati Lumajang, Thoriqul Haq saat menutup Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Banser di Lapangan Desa Pasrujambe, Minggu (29/11/2020), menegaskan, Barisan Anshor Serbaguna (BANSER) Nahdlatul Ulama merupakan penjaga pancasila, NKRI, para kiai dan ulama.


“Banser adalah penjaga NKRI, penjaga pancasila, sekaligus kita juga berbakti kepada para kiai dan para ulama,” ujarnya.


Dijelaskan, Diklatsar Banser ini bertujuan agar di hati Banser Lumajang tertanam nilai-nilai cinta tanah air, menjunjung tinggi kedaulatan NKRI, mencintai para kiai dan para ulama. Diharapkan, Banser mampu meneruskan cita-cita para ulama terdahulu dalam memperjuangka negara dan agama .


“Pelatihan dasar ini tentang fisik, kepribadian, jiwa raga bahwa kita meneruskan perjuangan para kiai dan alim ulama,” tandasnya.


Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Banser Lumajang, menegaskan, jika ada pihak yang akan merubah nilai-nilai pancasila dan merusak NKRI, pihaknya bersama Banser, akan menjadi garda terdepan melakukan perlawanan.


“Tidak boleh ada di Lumajang ada orang yang mencoba mengusik negara dengan isu apapun, yang mencoba memainkan isu akan berhadapan dengan Banser. Banser harus menjadi orang terdepan menentang siapapun yang merubah pancasila dan NKRI,” tegasnya.

01/11/2020

Karena Lumajang-Klakah Sering Macet, Cak Thoriq Langsung Ambil Sikap

 PELEBARAN JALAN NASIONAL 

Cak Thoriq dan Bunda Indah, di Pinggir Jln Wonorejo


Lumajang, FaisolOfficial.com - Tidak Heran Lagi Lumajang bagian utara sering macet karena banyaknya mobil truck bermumutan pasir dari arah kota lumajang menuju arah proboling yang berada di jalan propinsi Wonorejo - Klakah - Ranuyoso, ini sering macet.


Sehingga Cak Thoriq Mengambil Tegas dengan

PELEBARAN JALAN NASIONAL LUMAJANG


Ungkap Cak Thoriq Sebagai Bupati Lumajang Senin, 02/10/2020 ini adalah pekerjaan tahap kedua pelebaran jalan nasional dimulai dari pertigaan Wonorejo sepanjang 6 kilo dengan anggaran 45.2 Milyar, dikerjakan dengan pola multiyears hingga bulan agustus tahun depan. Dan juga, ada tambahan 5 kilo lagi untuk anggaran tahun 2021, yang saat ini masih tahap proses lelang, "Ujarnya. 

19/10/2020

Lumajang Mendapatkan Piagam WTP (wajar tanpa pengecualian ) tahun 2020

 Lumajang Mendapatkan Piagam WTP (wajar tanpa pengecualian ) tahun 2020

Foto : FB Cak Thoriq


Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM - Senin, 19/10/2020 Bupati Lumajang Cak Thoriq di dampingi Ketua DPRD Lumajang Anang Ahmad Syaifuddin, menerima Piagam hasil pemeriksaan kementerian keuangan oleh Gubernur Jawa Timur Ibu  Khofifah Indar Parawansah. Dan, Lumajang meraih WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) " Ujarnya. 


Bupati Cak Thoriq dan Bunda Indah Masdar selalu menyampaikan, bahwa WTP ini bukan untuk kebanggaan. Tapi, sebuah kewajiban. Karena standart hasil WTP inilah yang harus di lakukan oleh siapapun penyelenggara pemerintah "ujarnya. 


Beliau sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran OPD yang telah menjalankan fungsi tata kelola pelaksanaan program dan penggunaan keuangan dengan baik dan benar "ujarnya. 


WTP ini sebagai pengungkit semangat untuk kami semua jajaran pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk terus kerja keras menggapai harapan memajukan Lumajang. INSYAALLAH.

15/10/2020

Wakil Bupati Lumajang mengajak anggota Pramuka untuk melakukan penghijuaan di Bumi Perkemahan Glagah Arum

Wakil Bupati Lumajang mengajak anggota Pramuka untuk melakukan penghijuaan di Bumi Perkemahan Glagah Arum.

WAKIL BUPATI - Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si

Lumajang, FAISOLOFFICIAL.COM -  Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si berencana akan mengajak anggota Pramuka di Lumajang untuk melakukan penghijuaan di Bumi Perkemahan Glagah Arum, yang sekarang dalam proses pembangunan.


"Kita sedang mencari moment yang tepat, untuk melibatkan generasi muda, khususnya anggota Pramuka di Lumajang, untuk bersama-sama melakukan penghijauan di Bumi Perkembahan Glagah Arum," kata Ketua Kwarcab Pramuka Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati.


Disisi lain, masih kata perempuan yang juga Wakil Bupati Lumajang itu, keterlibatan anggota Pramuka, salah satunya dimaksudkan untuk menjadikan bumi perkemahan Glagah Arum sebagai bagian dari anggota Pramuka di Lumajang.


"Saya ingin Glagah Arum menjadi bagian utuh dari seluruh anggota Pramuka di Lumajang. Kalau adik-adik Pramuka di Lumajang ikut menanam, maka mereka semua akan ikut merasa memiliki andil dalam pembangunan Glagah Arum ini," katanya kemudian.


Akibat terjadinya longsor pekan lalu, Hj. Indah Amperawati mengaku sedih dan berharap kondisinya bisa segera kembali seperti semula "Ujarnya."Saya ingin secepatnya, nanti kalau sudah fix kami kabari," jelasnya kemudian.


"Dalam jangka pendek kita buat penahan longsor dari bambu, namun dalam jangka panjang, tak ada pilihan kecuali melakukan penghijauan ditempat ini. Kawasan ini sangat bagus untuk bumi perkemahan dan agrowisata," kata Ir. Hj. Indah Amperawati. (cak sol/read).