Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang, Drs Agus Salim,
02/09/2021
Lumajang Segera Gelar Sekolah Tatap Muka
30/08/2021
Ada Dugaan Penyelewengan Dana Bansos, Bupati Lumajang Datangi Pemilik E-Warung
Kasus dugaan pemotongan dana program PKH dan BPNT di Kabupaten Lumajang benar-benar mengundang perhatian publik.
Sangking geramnya dengan dugaan bansos diduga Disunat Oknum Pendamping PKH, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini datang ke Desa Sawaran Kulon Lumajang, Sabtu (28/8/2021).
Setelah mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket), Mensos Risma mencium indikasi pihak bank terlibat dalam kasus masalah bantuan sosial (bansos).
Baca juga: Mensos Risma Kaget Dapat Laporan Penyelewengan Bansos Setebal 1 Meter, Rekening Koran Jadi Bukti
Pihak Bank diduga telah menunjuk mantan karyawannya memonopoli pasokan sembako e-warung hampir di seluruh wilayah Kabupaten Lumajang.
Hal tersebut tentu saja bertentangan dengan petunjuk teknis e-warung.
Seharusnya Dinas Sosial menentukan petani-petani lokal untuk memasok kebutuhan bahan-bahan sembako e-warung.
Temuan di Lumajang Buat Mensos Risma Geram
Selain itu, kualitas dan kuantitas bantuan sembako juga menjadi sorotan Mensos Risma.
Seharusnya standart sembako yang diterima KPM senilai Rp 200 ribu.
Nyatanya bantuan itu hanya berisi beras 15 kilogram, telur 10 butir, kacang tanah 350 gram, manisan 3 biji, apel 3 biji.
Enam item tersebut jika dikalkulasi nilainya tidak setara dengan nominal yang ditentukan.
Tidak hanya itu, dari hasil jejak digital ada dugaan Bank kerap menurunkan bantuan ke KPM secara dicicil.
Padahal, Kementerian Sosial tidak pernah mengirim Bansos secara kredit.
"Tolong diproses. Kalau juga ada staff saya, juga saya proses. Tapi bapak juga harus proses, kalau enggak saya laporkan kemanapun," tegas Risma saat berdialog dengan Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang.
Baca juga: Mensos Risma Tegur Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan, Ada Apa?
Ia menambahkan, "Gak bisa ada koneksi itu. Kalau gak lewat dia (mantan karyawan BNI), dia (e-warung) gak boleh, kan gak fair itu."
Risma meminta pihak BNI Kabupaten Lumajang segera mengusut tuntas masalah tersebut. "Saya minta Senin (30/8/2021) clear," jelasnya.
Sementara, Sukarno Hadi Pimpinan Bank BNI Kabupaten Lumajang mengaku belum tahu secara runtut duduk permasalahan tersebut. Ia memastikan akan
"Saya panggil dulu berdasar yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.
9 Ribu KKS Belum Tersalurkan ke Penerima Manfaat
Menteri Sosial Tri Rismaharini menemukan ada sekitar 9 ribu Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Lumajang belum tersalurkan kepada para penerima manfaat.
Temuan tersebut membuat Risma geram ke pimpinan bank plat merah penyalur Bansos.
Sebab, KKS adalah kartu debit yang dapat digunakan penerima program PKH untuk mengakses bantuan dari Kemensos.
Risma meminta KKS segera didistribusi kepada para PKM.
Dia meminta paling lambat Senin besok (29/8) urusan KKS beres.
Menteri Sosial Tri Rismaharini menanyakan soal KKS warga di Kabupaten Lumajang, Minggu (29/8/2021).
Jika KKS berulang-ulang tidak digunakan transaksi bisa otomatis terblokir.
"Saya mau Senin (30/8) clear. Karena apa, itu per Agustus akan terblokir kalau dia (PKM) tidak terima lagi," tegasnya saat berada di Lumajang, Minggu (29/8/2021).
Sementara, Sukarno Hadi, Pimpinan bank BUMN penyalur Bansos mengaku akan segera menindaklanjuti masalah tersebut.
"Berdasarkan yang disampaikan Bu Risma akan kami follow up," pungkasnya.
Minta Bareskrim Polri Turut Usut Kasus
Menteri Sosial, Tri Rismaharini, mengajak Bareskrim Polri mengambil peran dalam mengusut dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang.
Risma mengidentifikasi masalah yang diadukan oleh semua penerima Program Keluarga Harapan (PKH).
Selain itu, Risma juga meminta tim penyidik mengamati mekanisme di lapangan ketika bantuan turun dari Kementerian Sosial.
"Keluhan warga akan kami selesaikan bersama-sama permasalahannya," kata Risma saat mendatangi posko pengaduan di Desa Sawaran Kulon, Minggu (29/8/2021) malam.
"Kalau dilihat ada masalah adminitrasi dan masalah yang disangkutpautkan pidana. Nah kami mengajak Bareskrim Mabes Polri untuk ikut menangani," sambung Mantan Wali Kota Surabaya tersebut.
Baca juga: Kuasai PIN ATM Warga yang Masih Polos, Pemilik E-Warung di Lumajang Tilap Dana Bansos
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, berdasar hasil pengamatannya, ia menemukan banyak dugaan praktik penyelewengan pada pendistribusian Bansos.
Untuk itu, ia meminta kesempatan jajaran pemda turut mengawasi implementasi regulasi pencairan Bansos di lapangan.
"Saya sudah meminta izin kepada Bu Risma mulai sekarang pak camat, kepala desa, teman-teman PKH mulai sekarang data penerima PKM harus dipampang di balai desa," tutur dia.
"Ditunjukan dengan nominal, dengan penjelasan semua supaya transparan. Termasuk orang yang menerima juga harus tahu," pungkasnya.
E-Warung Penyalur Bansos PKH dan BPNT di Lumajang Ditutup Gegara Ada Transaksi Janggal
Kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang terus diusut.
Setelah beberapa hari kasus tersebut mencuat ramai, kini Dinas Sosial akhirnya mengambil sikap.
E-warung yang diduga melakukan pemotongan Bansos kini ditutup.
Kabid Penanganan dan Pemberdayaan Dinas Sosial Nira Fitria Aviana mengatakan, tujuan tindakan tersebut diberikan sebab banyak bukti pemilik e-warung dan oknum pendamping melakukan penyaluran bantuan secara janggal.
Ketika bantuan PKH dan BPNT cair tidak diberikan secara utuh kepada penerima manfaat.
"Untuk sementara e warung ditutup. Selama ditutup warga bisa menggunakan transaksi di e warung manapun, tapi takut jaraknya kejauhan kami akan koordinasi dengan bank agar e warung tetap bisa ada di Sawaran kulon," kata Nira.
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat menyelidiki dugaan masalah bansos di Desa Sawaran Kulon, Kec Kedungjajang , Lumajang, Minggu (29/8/2021).
Diketahui, tindakan itu juga bertujuan agar pengusutan dugaan kasus sunatan Bansos bisa tertangani secara cepat.
Karena belakangan ini para oknum yang diduga melakukan pelanggaran sering didatangi oleh tim penyidik.
Baik dari lembaga Dinsos maupun polisi.
Sementara pantauan di Balai Desa Sawaran Kulon tempat yang dijadikan sebagai posko pengaduan setiap hari masih ramai didatangi warga. Menurut data petugas hingga hari ini (27/8) sudah ada 119 laporan terkait pelanggaran distribusi PKH. Sedangkan 148 tentang aduan kejanggalan penyaluran BPNT.
"Untuk kerugian PKH sudah sekitar Rp 142 juta. Tapi untuk aduan BPNT belum bisa kami akumulasi sebab pelayanan masih akan kami buka sampai tanggal 31 Agustus," pungkas Ika Agustina, salah satu petugas posko pengaduan.
Polisi Turun Tangan Usut Sunatan Bansos PKH dan BPNT di Lumajang
Kasus dugaan sunatan Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang berbuntut panjang.
Pasca Bupati Thoriqul Haq dan wakilnya, Indah Amperawati mengecek langsung dugaan pelanggaran, kini polisi ikut turun tangan.
Video waktu disawaran by lumajangtv
Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Lumajang mulai bergerak melakukan pemeriksaan dugaan pemotongan dana Bansos PKH dan BPNT.
Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Fajar Bangkit Utomo membenarkan langkah tersebut.
Pihaknya telah melakukan investigasi awal kepada para penerima PKH dan BPNT.
"Memang kami sudah datang ke lokasi pengumpulan keterangan warga penerima Bansos," katanya, Jumat, (27/8/2021).
Petugas posko pengaduan saat melayani keluhan warga terkait dugaan sunat Bansos PKH dan BPNT di Desa Sawaran Kulon, Kec Kedungjajang, Kab Lumajang.
Selain mengumpulkan keterangan dari para penerima bantuan, pihaknya juga akan melakukan pemanggilan para saksi.
Yakni e-warung dan penyalur bantuan, yang tertuduh melakukan sunatan Bansos PKH dan BPNT.
"Yang pasti proses terus berjalan. Jika sudah dirasa cukup bukti kami akan segera melakukan yang bersangkutan (pemilik e-warung dan oknum penyalur)," tegasnya.
Di sisi lain, selain kasus tersebut kini ditangani polisi, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyebut juga telah melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Sosial.
Laporan itu tentunya diharapkan agar Menteri Sosial, Tri Rismaharini ikut mengusut dugaan pelanggaran distribusi PKH dan BPNT.
Tujuannya agar para oknum penyalur maupun pendamping Bansos di Lumajang bisa diberantas.
17/08/2021
Dua Palaku Pencuri Sapi 14 TKP Berhasil Diringkus Polisi Lumajang
Sahur dan Sahlan kembali diringkus polisi usai bebas jalani hukuman 6 bulan dalam kasus pencurian sapi 13 TKP
Lumajang - Satreskrim Polres Lumajang kembali tangkap M. Sahlan (36) dan Suhur (39) warga Desa Curahpetung Kecamatan Kedungjajang pelaku maling sapi 13 TKP. Kedua tersangka baru saja keluar dari Lapas Klas IIB Lumajang. Kedua pelaku ditangkap kembali oleh petugas dengan kasus yang sama namun TKP berbeda, Selasa (17/08/2021)
Pelaku melancarkan aksinya di Desa Tegir Kecamatan Pasirian dengan menggasak 2 ekor sapi pada tanggal 17 September 2020. Sebelumnya, pelaku melancarkan aksinya di 13 TKP bersama oknum Sekdes Madurejo yang kini sudah meninggal dunia ketika mendekam dibalik jeruji besi.
Tersangka merupakan sindikat curwan yang licik dan tak heran jika sebelumnya dilumpuhkan menggunakan timah panas lantaran melakukan perlawanan kepada petugas. Sedangkan pelaku lainnya masih DPO atas nama Budi Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso dan Imam warga Desa Curahpetung Kecamatan Kedungjajang.
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan bahwa tersangka sudah menjalani hukuman di lapas 6 bulan, namun kini ditangkap kembali dengan kasus yang sama. Dia juga terus memburu pelaku lainnya yang terlibat supaya tidak menghantui masyarakat.
"Doakan semoga segera tertangkap untuk pelaku lainnya," kata AKP Fajar
Atas perbuatannya pelaku terjerat dengan pasal 363 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dan sudah ditahan berada di Rutan Polres Lumajang.
15/08/2021
Tafsir Al-Qur'an Tafsir Al-Qur'an Surat Al-Baqarah [2:186]
Surat Al-Baqarah [2:186]
[Pernyataan bahwa Allah adalah dekat dengan kita]
وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ
wa-idzaa sa-alaka ‘ibaadii ‘annii fa-innii qariibun ujiibu da’wata alddaa‘i idzaa da’aani falyastajiibuu lii walyu/minuu bii la’allahum yarsyuduuna
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.
ALLAH ITU DEKAT DENGAN KITA
Dalam tadarus Al Quran itu terungkap bahwa perjalanan kepada Nya dari sejak kita di alam ruh sampai alam rahim kemudian alam dunia dan lalu alam barzah serta alam akhirat sudah dijelaskan dengan gamblang.
Tinggal kita diberi kekuatan menangkap gelombang dan pancaran firman Ilahi ini melalui hati yang ikhlas, pasrah dan semata-mata karena Allah. Tatkala ada desiran hati yang bukan karena Allah maka sulit sekali kita menangkap makna-makna itu karena akan menjadi hijab dalam diri kita. Inilah yang juga dirasakan penulis yang kadang-kadang ayat-ayat itu melewati telinga atau dibacakan tetapi tidak nyangkut.
Namun begitu hati ini dibukakan Allah, maka getaran Al Quran itu dirasakan sebagai sebuah kesejukan yang meresap kedalam hati dan selalu berdoa agar serapan-serapan ke Qalbu yang langsung dianugerahkan Allah itu tidak hilang, tidak lewat begitu saja.
Tatkala ada sedikit saja rasa kesombongan karena pangkat, ilmu, usia, keturunan atau apa saja yang selain Allah maka hati yang ikhlas ini hanya semata-mata kepada Allah akan tertahan. Gelombang firman Allah melalui Al Quran akan tertahan dalam lidah saja, dalam otak saja tidak sampai kepada qalbu, tidak sampai menghujam ruh kita. Ruh kita akan menjadi kering kalau tadarus Al Quran itu dihitung dalam jumlah halaman saja.
Saat kita terlena karena hanya tadarus saja, maka yang ada adalah kelelahan dan rasa kantuk. Tidak ada rasa Iman yang ditambahkan oleh Nya kepada diri kita. Tidak ada pengetahuan-pengetahuan baru mengenai makna-makna Al Quran yang Allah tambahkan dan Allah ilhamkan kepada ruhani kita. Allah sendiri mengatakan bahwa rasa taqwa yang dikejar dalam dan menjadi target Puasa di ilhamkan langsung kepada kita oleh Allah.
Tatkala kita baca surat Asy Syams maka tertera firmanNya yang Agung
Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya (91:8)
Taqwa, sebuah kondisi dalam bimbingannya setiap saat merupakan sasaran puasa selama satu bulan Ramadhan, sebuah pelatihan untuk menyadarkan akan kembali kepada-Nya, sebuah proses dimana kita akan merasakan bahwa ruh dan jasad sebuah entitas terpisah tapi berada dalam diri kita.
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (2:183)
Rasa lapar dan haus yang ditahan selama setengah hari itu tidak lain untuk mengidentifikasi diri sejati, mengenali ruh yang akan kembali Kepada Nya. Maka keberhasilan puasa akan terlihat ketika kita merasakan ruh kita dalam diri ini, merasakan jasad yang akan tertelan bumi dan menyadari bagaimana ruh inilah yang akan kembali kepadaNya dan ruh inilah yang ada dalam diri yang ditiupkan kepada kita.
Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan) Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud. (15:28-29)
Maka kesadaran inilah yang kemudian muncul saat puasa Ramadhan, maka rasa bersama Allah inilah yang lahir sehabis bulan Ramadhan.
Ruh yang ditiupkan inilah yang akan kembali kepada Allah. Sedangkan jasad akan ditinggalkan di bumi membusuk.Tidak heran kalau Hassan Al Banna mengatakan dalam Risalah Pergerakan bahwa kebangkitan Islam dimulai dari kebangkitan Ruhiah, karena inilah yang menjadi motor kemajuan Islam dan kepada Ruh inilah Allah melimpahkan dan mengilhamkan ketaqwaan. Kekuatan ruhiah ini juga yang menyatukan langkah dalam organisasi, dalam dakwah dan dalam mengarungi perjalanan menuju Allah, jalan yang dilalui para Nabi, para Rasul, Shalihin, Auliya dan para Syuhada.
Lalu dimana Allah tempat kita berpulang? Allah sudah mengatakan sesudah ayat tentang puasa bahwa Allah itu dekat.
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (2:186)
Allah itu dekat, Allah itu dekat. Bagi yang paham bahasa Arab maka akan sangat dan sangat mendalam makna ini dalam bahasa Arab. Maka dari membaca ayat ini tergambar bahwa memang Allah itu dekat, sehingga ketika berzdikir atau shalat seharusnya tidak harus kening mengkerut untuk konsentrasi mengingat Allah, sebab Allah dekat.
Allah sudah dekat bersama kita, hanya kita kadang merasakannya jauh. Dengan mengetahui bahwa Allah dekat maka desiran hati, lintasan hati, untaian doa akan langsung di dengar Allah. Allah Maha Halus. Allah Maha Mendengar.
Bahkan tidak hanya dekat dalam arti dekat seperti pengalaman ketika membaca Al Baqarah 2:186, bahkan Allah mengatakan lebih dekat dari urat leher.
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya (50:16)
Sebuah ayat yang sangat jelas, menekankan bahwa Allah itu begitu dekatnya sehingga dikatakan lebih dekat dari urat leher kita. Kita bisa bayangkan apa yang lebih dekat lagi dari urat leher. Ayat ini secara jelas gamblang memang begitu dekatnya dengan kita sehingga secara simbolis dan secara nyata dikatakan Allah lebih dekat daripada urat leher kita.
Dan Allah mengetahui bisikan hati kita. Sungguh sebuah pernyataan yang membahagiakan karena keinginan kita dengan tadarus Al Quran tidak lain adalah sebuah statement bahwa kita ingin dekat dengan Allah. Allah sendiri sudah dekat, maka kita lah yang meneguhkan diri bahwa Allah dekat.
Kita kadang merasa Allah itu jauh. Allah itu tidak terjangkau. Allah seperti dikatakan sebagian orang bisa terhubung melalui orang-orang suci.Atau dikatakan kalau kita banyak dosa, hubungan dengan Allah terputus atau sulit. Kita kadang berpendapat, tidak memiliki akses kepada Allah karena Allah jauh. Kita kadang merasa bahwa Allah dimana kita akan kembali jauh, padahal sudah jelas Allah itu dekat.
Begitu Allah menyadarkan akan diri ini betapa dekat, maka yang ada adalah keakraban, keinginan senantiasa dekat karena Allah Maha Agung, Maha Perkasa, Maha Kaya, Maha Mengetahui dan segala atribut kebesarannya.
Tidak heran kalau ada orang yang begitu didengarkan nama Allah, maka hatinya bisa tertambat, bisa tersambung bahkan bisa meneteskan air mata kebahagiaan karena seruannya disambut Allah. Inilah proses yang bisa dialami ketika membaca ayat demi ayat selama Ramadhan ini.
Allah itu dekat mengingatkan kembali akan materi materi Ma’rifatullah, sebuah rangkaian pengetahuan yang sudah banyak kita ketahui namun kadang tidak kita rasakan. Pengetahuan yang hanya tersangkut di otak tetapi tidak sampai kepada qalbu. Maka sering kali ilmu itu lari karena tidak Allah tambatkan kepada qalbu kita. Seringkali ketika berdiskusi lupa bahwa Allah tahu apa yang kita fikirkan, kita sembunyikan, kita tuliskan kita ucapkan. Allah akan menyambungkan hati-hati ini kalau ada kesamaan gelombang untuk menuju kepada Nya.
Membaca kembali surat Al Baqarah ayat 186, Allah tidak hanya dekat kepada kita, bahkan Allah menjawab doa doa kita.
Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (2:186)Allah menjawab, Allah Maha Mendengar.
Jadi meski kita dalam perjalanan menemui-Nya ternyata Allah sudah mengatakan dekat. Meski kita sedang dalam menuju Ridha-Nya, Allah itu sangat dekat dengan keseharian kita.
Beberapa ayat dan keterangan ayat-ayat lain menguatkan Iman kepada Allah bahwa Allah itu Maha Halus, Maha Dekat dengan diri kita masing-masing.
—
“Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dan Kami mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya. Dan kami lebih dekat kepadanya dari pada urat lehernya”. (QS. Qaff (50): 16)
Bisakah anda bayangkan bahwa urat leher kita berada dalam tubuh kita dan menyatu dengan kita. Tetapi Allah mengatakan mengatakan bahwa Dia lebih dekat dari pada urat leher kita. Saya kira kesimpulannya hanya satu yakni bahwa Allah menyatu dengan kita atau sebaliknya, kita ini yang menyatu dengan Allah.
Jika diperluas pemahaman tersebut, kita bisa mengatakan bahwa Allah berada dihati kita. Allah juga berada ditarikan dan hembusan nafas kita. Allah berada dialiran darah dan denyut jantung kita. Allah juga berada diseluruh kelenjar hormone kita. Allah berada dibenak pikiran kita, otak dan seluruh saraf tubuh kita. Allah berada dimilyaran proses biokimiawi yang menopang kehidupan kita. Allah-lah yang berperan dalam menghidupkan seluruh aktifitas kehidupan kita, yang kita sadari maupun tidak dan yang bisa kendalikan maupun tidak. Allah adalah penguasa kehidupan kita sepenuhnya dan mutlak.
Pemahaman seperti diatas akan membawa konsekuensi yang sangat radikal dalam ketauhidan kita. Lantas kita memperoleh kesimpulan bahwa ternyata Allah tidak berjarak sama sekali dengan makhluk-NYA. Karenanya kita sangat bisa memahami kenapa Allah mengatakan bahwa Dia tau persis apa yang dibisikkan oleh hati dan pikiran kita. Karena Allah memang berada dihati dan pikiran kita sendiri. Lalu kita juga bisa mengerti kenapa Allah mengatakan bahwa kita dalam berdoa tidaklah perlu dengan suara yang keras, karena Allah memang menyatu dalam setiap tarikan nafas dan getaran suara kita. Cukuplah berdoa dengan cara suara berbisik-bisik kepada Allah karena Allah Maha Pendengar dan lebih dekat dari pada urat leher kita.
Kemudia kita juga akan berpikiran kenapa kita harus menengadah kelangit ketika kita berdoa. Sementara kita tau bahwa Allah begitu dekatnya bersama kita disini. Juga menjadi aneh ketika kita membayangkan dalam shalat kita bahwa Allah berada didepan kita. Sungguh dalam waktu yang bersamaan, Allah sedang berada didepan, dibelakang, diKanan, diKiri, di atas, dibawah, dan didalam diri kita. Atau yang lebih tepat lagi. “Kita sebenarnya sedang berada didalam-NYA dan bersatu dengan Allah.”
12/08/2021
Viral !!! Pemotor Ala TNI Pakai Rompi Memotong Alur Ambulance Bawa Pasien Bayi Kritis
Jakarta Timur, - faisolofficial.com Video ambulans dicegat pemotor saat membawa pasien kode merah menjadi viral. Dalam keadaan darurat, pemotor itu justru berusaha memotong jalur sampai menggebrak ambulans.
Peristiwa ini dibagikan oleh akun Instagram @gholibnurilham. Video itu tampak menunjukkan kronologi terjadinya aksi pemotor.
Sopir ambulans menjelaskan sedang membawa pasien bayi yang menggunakan inkubator. Ia menyalakan sirene karena kondisi bayi sudah kritis setelah lahir secara prematur. Bayi itu akan dibawa ke RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur.
"Saya sedang membawa pasien EMERGENCY (kode merah)," tulis sopir ambulans sebagai keterangan video seperti dikutip oleh Suara.com, Jumat (13/8/2021).
"Disini posisi saya sedang membawa pasien bayi kritis menggunakan inkubator, karena lahir dalam keadaan premature. Bayi harus segera mendapatkan penanganan di RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur."
Permasalahan ambulans dengan pemotor terjadi saat melewati persimpangan lampu merah di Otista Raya, Jakarta Timur. Saat semua pengendara memberikan jalan, pemotor itu justru tetap tidak bergerak.
Sopir ambulans pun turut menunjukkan video kejadian tersebut. Aksi pemotor itu tampak menghalangi laju ambulans.
Sang sopir sendiri mengaku dirinya sudah memperlambat laju ambulans. Namun karena terlalu mepet, ambulans tidak sengaja menyenggol kaca spion pemotor itu.
"Disaat persimpangan lampu merah, saya sudah memperlambat laju ambulans. Saya memberi ruang terhadap pengendara yang lain agar menepikan kendaraannya, agar memberikan akses ambulans untuk melintas."
"Karena kejadian tersebut, saya tidak sengaja menyenggol spion motor tersebut."
Tak disangka, pemotor itu tidak terima dan mengejar ambulans. Pemotor berusaha menghalangi laju ambulans, sampai menggebrak kendaraan yang sedang membawa pasien kritis tersebut.
"Setelah itu, pemotor tersebut dengan sengaja menggebrak kaca pintu depan sebelah kanan ambulans saya, dan sengaja memotong lajur ambulans saya."
"Padahal jelas saya sedang membawa pasien emergency, dan harus segera mendapatkan penanganan di rumah sakit."
Pemotor itu sendiri menggunakan motor matic. Ia tampak mengenakan kaos dan celana berwarna cokelat, dan sebuah rompi berwarna hijau tua ala tentara.
Selain membagikan video aksi pemotor itu, sopir ambulans juga membagikan kondisi pasien. Ia merekam seorang bayi yang kritis di dalam inkubator.
Bayi itu sudah berhasil dibawa ke rumah sakit oleh sopir ambulans. Kondisinya sangat lemah dan terbungkus plastik di dalam inkubator.
"Seperti inilah kondisi pasien yang saya bawa dari Puskesmas Kecamatan Jatinegara ke RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur."
Terakhir, sopir ambulans ini memberikan pesan kepada masyarakat. Ia mengingatkan agar semua pengendara jalan selalu memberikan akses kepada ambulans yang menyalakan sirene.
"Semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar memberikan akses terhadap Ambulans Gawat Darurat disaat sedang membawa pasien. Karena kita tidak pernah tahu bagaimana kondisi pasien di dalamnya."
Di Karenakan PPKM Seorang Ibu-ibu Mencuri Kayu Jati Di Lumajang
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan, penemuan balok kayu itu terjadi pada saat tim Polsek Pasirian sedang patroli. Ada 1 unit kendaraan pick up warna hitam nopol N-9443-YA dalam keadaan berhenti akibat ban bocor dipinggir jalan.
Kemudian anggota melakukan pengecekan dan mendapati kendaraan tersebut mengangkut kayu jati sebanyak 10 batang tanpa dilengkapi surat keterangan sahnya hasil hutan. Selanjutnya petugas terus mengembangkan dan menyelidiki terkait pemilik dan oknum yang telah melakukan aktivitas pembalakan liar tersebut.
"Akhirnya kami berhasil amankan tersangka insial R sebagai pemiliknya" Kata AKP Fajar.
Adapun BB yang telah diamankan berupa 10 batang kayu jati ukuran 120 Cm X 20 Cm dan 1 unit kendaraan pick up warna hitam nopol N-9443-YA.
AKP Fajar juga akan terus kejar bagi pelaku yang coba-coba sengaja merusak lingkungan hutan produksi, baik itu menebang pohon dengan cara ilegal maupun dengan cara membakar. Jika kedapatan yang melakukan hal itu, baik individu, korporasi, akan diproses hukum sesuai undang-undang yang berlaku.
Dari kejadian tersebut tersangka dijerat dengan pasal 83 huruf b UU RI no 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pengrusakan hutan.
"Untuk tersangka kami taruh di Polsek Tekung karena tahanan perempuan harus dipisah, sedangkan di Polres sudah penuh," tutupnya.
10/08/2021
Warga Penyandang Disabilitas di Kota Lumajang Disuntik Vaksin Covid-19
13/06/2021
Viral Di Lumajang!!! Menyedihkan 17 Tahun, Bpk Ini Dinggal Di Gubuk ini. tanpa perhatian pemerintah
10/06/2021
Penjual Kopi Paras Cantik Di Wisata Kali Sejuk Lumajang Mendadak Viral
Screnshot Foto Penjual Kopi Kali Sejuk Lumajang
Lumajang, Faisolofficial.com - Seorang gadis di Lumajang, Panggil Saja Si Enneng atau Yuliana ( ), kini tengah menjadi perhatian. Ia viral saat menjual kopi di wisata lokal.
Si Enneng merupakan penjual termuda dan parasnya sejuk. saat mengaduk kopi dia tersenyum-senyum, kata si penguplod video, jangan senyum-senyum neng.
Video Yuliana tersebar di media sosial. Di Grup Facebook Media Lumajang,
"Awalnya waktu melayani pelanggan beli kopi kok ada yang memvideokan saya. sehingga ada yang viralkan di medsos video pas racik kopi," kata Yuliana , Kamis (10/06/2021).
Menurut Yuliana, Warung mamat ringgit ini setelah viral melejit omsetnya, biasanya hanya hari sabtu dan minggu yang ramai pelanggan.
Omset Yuliana hari tersebut paling rame 800rb, kalau sepi biasany 600rb, Pungkasnya
"Yuliana membenarkan pengunjungnya ramai malam hari dan sore hari. buka siang sampai malam.
"Alhamdulillah, sudah lama saya berjuang sendiri. Kalau saat ini ramai ya berkah bagi keluarga. Anak saya, pungkas Yuliana".







